- Kalau kita main puzzle, harus menyusun potongan gambar sehingga menjadi gambar jadi, maka semakin banyak potongan yang harus disusun akan semakin kompleks langkahnya.
- Qur’an datang juga dalam ayat yang kecil-kecil, tidak sekaligus. Ini sama halnya dengan main puzzle tapi tidak pakai gambar, tak ada visualisasinya. Juga tidak ada istilah kalau salah tempat maka dipindah ke surat lain, nggak ada trial and error. Secara kaidah komputasi, problemnya akan komplek sekali dengan banyaknya potongan ayat yang turun sehingga tidak mungkin manusia bisa mengarang seperti itu. Lagipula setiap ayat yang turun selalu ada asbabun nuzulnya dan bisa pas ditempat tertentu. Sangat menakjubkan.
- Hal yang lain, kalau Al Qur’an itu buatan makluk (manusia, jin, atau yang lain), mestinya makluk akan bisa mati kapan saja secara tidak terduga dan ayat akan terpotong sebagaimana layaknya televisi yang dimatikan listriknya secara tiba-tiba. Al Qur’an tidak seperti itu, ayat terakhir yang turun menunjukkan hal itu (Al Maidah ayat 3).
Kamis, 26 Februari 2009
hal menakjubkan tentang Al-Quran
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar